Posted by: pinky | 30 Desember 2008

Wajah baru Darren ….

Hohoooo …..

Darren dah 1 taon …. mau ganti fotonya di blog ahhhhh

Duh2x … Senyumnya ….. bisa menusuk jantung dan dompetku heheheh

Oh iya ini foto ulang taonnya Darren, baru sempet di upload nih biz mommy nya lagi sibuk berat

Darren lagi pamer gigi

kuning3.jpg

Darren lagi ngempeng

Happy birthday my lovely Boy … Mommy love u so much

Posted by: pinky | 3 Desember 2008

Hellooooo ….

Alloww …. Dah lama ngga posting euy…..

Biz dah ditinggal ama bozz (resign ) karena my departement dimutasi kebawen - semarang so sekarang tinggal sendiri disini … huhuuuuu , jadi mulai sekarang harus mengurus segala sesuatu sendiri ….. sedih bener yach ……

Belon lagi kmrn Darren abiz sakit, panasnya tinggi karena radang tenggorokan and batuk, mungkin tertular dari adik ipar gue …. dia ngga mau makan and minum buat gue makin pusing karena semua harus serba paksa and cengengnya minta ampuuuun ….

Kedokter dua kali dan akhirnya dikasih antibiotik, untunglah sekarang tenggorokannya sudah tidak radang lage, tapi batuknya masih parah boo…..

Hmm….. tanggal 11 desember nanti Darren mau ultah , jadi sekarang bingung mikirin, apakah ultahnya mau dirayain ato engga ….

Huhuuu … mommy-nya Darren bingung neh…. :(

Posted by: pinky | 28 Oktober 2008

KODE BOTOL !!!! ( Penting untuk ibu-ibu )

Saya baru tau, ternyata kode yang tercantum dibawah kode botol, dengan simbol2, huruf2 dan sebagainya, penting untuk diperhatikan, karena salah-salah bisa berbahaya untuk kesehatan. Bahkan ada beberapa kode yang sebaiknya dilarang untuk digunakan oleh bayi.Di bagian bawah botol, ada gambar berbentuk segitiga. Segitiga yang dimaksud adalah Resin identification code dimana kode ini lah yang dipake untuk menentukan type dari bahan plastik supaya nantinya bahan tersebut bisa dipilah untuk di daur-ulang.

Seandainya saya ngga punya bayi, mungkin masih akan lama lagi saya baru peduli dengan makna yang terkandung dalam kode-kode botol tersebut. Wah thanks banget buat Mbak Diah dari milis asiforbaby yang udah memberi edukasi tentang kode-kode itu.

So here you go:

1. PETE atau PET (polyethylene terephthalate)

PETE atau PET (polyethylene terephthalate) biasa dipakai untuk botol plastik yang jernih/transparan/tembus pandang seperti botol air mineral, botol jus, dan hampir semua botol minuman lainnya. Boto ini direkomendasikan hanya untuk sekali pakai. Jangan pakai untuk air hangat apalagi panas. Buang botol yang sudah lama atau terlihat baret-baret.

2. HDPE (high density polyethylene)

HDPE (high density polyethylene) biasa dipakai untuk botol susu yang berwarna putih susu. Sama seperti PET, kode ini juga direkomendasikan hanya untuk sekali pemakaian.

3. PVC (polyvinyl chloride)

PVC (polyvinyl chloride) adalah plastik yang paling sulit di daur ulang. Plastik ini bisa ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap), dan botol-botol. Kandungan dari PVC yaitu DEHA yang terdapat pada plastik pembungkus dapat bocor dan masuk ke makanan berminyak bila dipanaskan. PVC berpotensi berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan.

4. LDPE (Low density polyethylene)

LDPE (low density polyethylene) biasa dipakai untuk tempat makanan dan botol-botol yang lembek. Barang-barang dengan kode ini dapat di daur ulang dan baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibilitas tetapi kuat. Barang dengan kode ini bisa dibilang tidak dapat di hancurkan tetapi tetap baik untuk tempat makanan.

5. PP (Polypropylene)

PP (polypropylene) adalah pilihan terbaik untuk bahan plastik terutama untuk yang berhubungan dengan makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, botol minum dan terpenting botol minum untuk bayi. Karakteristik adalah biasa botol transparan yang tidak jernih atau berawan. Cari simbol ini bila membeli barang berbahan plastik.

6. PS (Polystyrene)

PS (polystyrene) biasa dipakai sebagai bahan tempat makan styrofoam, tempat minum sekali pakai, dll. Bahan Polystyrene bisa membocorkan bahan styrine ke dalam makanan ketika makanan tersebut bersentuhan. Bahan Styrine berbahaya untuk otak dan sistem syaraf. Selain tempat makanan, styrine juga bisa didapatkan dari asap rokok, asap kendaraan dan bahan konstruksi gedung. Bahan ini harus dihindari dan banyak negara bagian di Amerika sudah melarang pemakaian tempat makanan berbahan styrofoam termasuk negara China.

7. OTHER (acrylonitrile butadiene styrene acrylic, polycarbonate, polylactic acid, nylon, fiberglass)

Other (biasanya polycarbonate) bisa didapatkan di tempat makanan dan minuman seperti botol minum olahraga. Polycarbonate bisa mengeluarkan bahan utamanya yaitu Bisphenol-A ke dalam makanan dan minuman yang berpotensi merusak sistem hormon. Hindari bahan plastik Polycarbonate.

Dampak / efek yang ditimbulkan oleh BPA untuk laki2x adalah : penurunan produksi sperma , penambahan berat prostat dan kanker testis

Dampak / efek yang ditimbulkan untuk perempuan adalah : ketidaknormalan perkembangan endometrium yg dpt menyebabkan infertilitas serta meningkatkan resiko terkena kanker payudara

Dampak / efek yang ditimbulkan BPA untuk bayi adalah : dampak terbesar bagi anak2x, bayi dalam kandungan, bayi baru lahir karena ketidak seimbangan hormon yang dapat berdampak selama periode emas pertumbuhan anak, meskipun dampaknya tidak langsung tampak tapi perlahan lahan pasti …..

Untuk menghindari dampak BPA pada sikecil

1.  Hindari penggunaan botol polycarbonat yg mengandung BPA, ganti dgn botol bebas BPA atau botol yang terbuat dari kaca / gelas

2. Bila mau menggunakan botol plastik, pilih botol yang menggunakan polypropylene / polyethylene yang tidak keras dan mengkilat

3. Cari tanda BPA FREE pd botol susu yang anda beli

4. Hindari memanaskan makana dalam wadah palstik karena dapat memicu pelepasan BPA,  sebaiknya gunakan wadah yg terbuat dari kaca atau keramik.

5. Cucilah botol dgn menggunakan spons yang halus agar tidak merusak lapisan plastiknya.  Jangan sikat botol ya moms……

6. Belajar membaca kandungan plastik. Singkirkan produk plastik yg mengandung bahan2x seprti : DBP, DEP, DEHP, DMP.

Gunakan polyethylene( #5), dan HINDARI polikarbonat (#7).

7. Jangan gunakan lagi botol plastik yang sudah TERGORES/RUSAK atau kusam

Semoga artikel ini bermanfaat bagi Ibu-ibu …

Note :

To Darren : maafin Bunda ya sayang …. :( Krn krmn Bunda ngga tau … bila selama ini kalo membuat susu bisa tercampur dgn kimia yang ada saat pemanasan botol yang menjadikannya terurai bersama susu


		        

Posted by: pinky | 24 Oktober 2008

Kanker Payudara Bisa Dicegah!

Bulan Oktober yang ditetapkan sebagai ‘Bulan Kanker Payudara’ kiranya merupakan saat yang tepat untuk merenungkan dampak dan usaha pencegahan dari penyakit yang banyak ditakuti kaum perempuan itu.

Pendekatan dari segi medis adalah :

1. Obat Pencegah Kanker Payudara.

Perempuan dengan resiko tinggi, yaitu yang survive/selamat dari kanker payudara atau yang setidaknya memiliki hubungan darah dengan penderita kanker (ibu atau saudara perempuannya), bisa mendapatkan terapi ‘Tamoksifen’, yang bekerja dengan cara memblokade efek pemicu tumor dari estrogen.

2. Mastektomi Sebelum Serangan Kanker.

Untuk perempuan dari keluarga dengan resiko genetik yang sangat tinggi, ada suatu mastektomi untuk pencegahan kanker payudara. Memang merupakan suatu pendekatan yang radikal, tetapi kebanyakan berhasil. Mastektomi ini mengangkat jaringan payudara, tapi tidak seluruhnya, sehingga kemungkinan terjadinya kanker masih ada.

Pencegahan secara alami meliputi :

1. Berolah Raga Secara Teratur.

2. Kurangi Lemak.

Jenis lemak yang memicu kanker payudara adalah lemak jenuh dalam daging, mentega, makanan yang mengandung susu full-cream (whole-milk dairy foods) dan asam lemak dalam margarin, yang bisa meningkatkan kadar estrogen dalam darah.

Sedangkan jenis lemak yang membantu mencegah kanker payudara adalah lemak tak-jenuh dalam minyak zaitun dan asam lemak Omega-3 dalam ikan Salmon dan ikan air dingin lainnya.

3. Jangan Memasak Daging Terlalu Matang.

Daging-daging yang dimasak/dipanggang menghasilkan senyawa karsinogenik (amino heterosiklik). Semakin lama dimasak, semakin banyak senyawa ini terbentuk. Amino heterosiklik paling banyak terdapat dalam daging bakar yang lapisan luarnya (kulitnya) gosong dan hitam.

4. Konsumsi Buah dan Sayuran.

Tapi harus dihindari buah dan sayuran yang mengandung banyak lemak, seperti kentang goreng atau pai dengan krim pisang.

5. Konsumsi Suplemen Anti-Oksidan.

6. Konsumsi Makanan Berserat.

7. Konsumsi Makanan Yang Mengandung Kedelai / Protein.

8. Konsumsi Kacang-Kacangan.

9. Hindari Alkohol.

10. Kontrol Berat Badan Anda.

11. Hindari Xeno-Estrogens.

Xeno-estrogen maksudnya estrogen yang berasal dari luar tubuh. Cara terbaik untuk menghindari xeno-estrogen adalah dengan mengurangi konsumsi daging, unggas (ayam-itik) dan produk susu (whole-milk dairy product).

12. Berjemur di Bawah Sinar Matahari.

13. Jangan Merokok.

14. Berikan ASI Rutin Kepada Anak Anda.

15. Pertimbangkan Sebelum Melakukan HRT.

Ada beberapa alasan bagus untuk melakukan HRT (Hormone Replacement Therapy / terapi pengganti hormon) sesudah masa menopause, yaitu mengurangi resiko penyakit jantung, osteoporosis dan penyakit Alzheimer’s. Tetapi HRT akan menambah resiko kanker payudara.

16. Stress

Namun tidak ada salahnya untuk memulai cara mengatasi stress dalam hidup Anda melalui meditasi, yoga, tai chi, berkebun atau kegiatan santai lainnya.

Nah tunggu apa lagi lebih baik mencegah daripada mengobati …

Benerkan … hehehehhe

Posted by: pinky | 15 Oktober 2008

Gigi ohh gigi

Hello Blogger Mania ….

Puihhh …..

Akhirnya baru bisa posting hari ini ….. Kerjaan dikantor cukup menyita dompet waktu , sehingga Blognya Darren dah lama ngga di up dateeee ( mba pimbem dan uni sampe ngomentari hayoooooooo …. di update dongggg ) hehehehe

So … posting kali ini cuma mau nampilin hasil jepretan kamera aja …..

Hasil jepretan ini juga untuk memenuhi request dari beberapa Blogger ( banglul, easy, IndIr4 , fandhie ) yang sempet nanyain mana foto giginya Darren

Ini dia hasilnya … jrenggggggggggg

gigi

Gimana hasilnya ???? hehehehe …..

Yang keliatan cuma 2 gigi jagungnya yang diatas …

2 gigi lagi yang ada dibawah ngga berhasil di foto karena si empunya gigi sudah marah2x sambil berteriak aduhhh mammy ….. giginya Darren jangan dicabut dong ….. ( kaget mode on …. emang Darren bisa ngomong ??? )

Jadi untuk foto 2 gigi yang dibawah nanti akan menyusul … hehehe :) Tunggu si empunya gigi bole, kalo giginya akan di expose …… :mrgreen:

Posted by: pinky | 23 September 2008

Baby walker..Masihkah perlu?

BLOGGER …. apa kabarnya hari ini?

Hmmm …. darren sekarang dah berumur 9 bulan ( tepatnya 9 bulan 12 hari )

Dia anak yang aktif ….

Sekarang nggak mau digendong … maunya sekarang jalan ….. padahal kan dia belum bisa jalan cuma bisa titah titah ( istilahnya ) walaaaaahhh ……..

Kita yang menjaganya pasti akan cape sekali , karena kita harus menunduk sambil memegang lengan bawahnya ( alias keteknya … heheheh )

Ada rencana mau beli baby walker …

Tapi ada pro dan kontranya …

Mammy nya Darren jadi binggung nih ….. :(

Saya baru saja membaca email yang isinya bagus untuk bahan pertimbangan, tapi masih aja tetap binggung nih ….

Waduh gimana yach ??? harus pake baby walker or not ???

Please helppppppp :(

Ini secuil info yang aku ambil dari internet :

BABY WALKER TIDAK MEMBUAT BAYI CEPAT BERJALAN

Selain rentan kecelakaan, penggunaan baby walker juga diduga dapat mengakibatkan kelainan kaki.

Berikut adalah petikan sebuah e-mail dari orang tua Indonesia yang tinggal di

Australia: Di sini baby walker sangat tidak direkomendasi penggunaannya karena banyak kecelakaan terjadi akibat penggunaan yang tidak diawasi dengan ketat. Dengan tidak adanya rekomendasi tersebut, otomatis barang ini jadi langka. Kalaupun ada yang beli dan sampai terjadi kecelakaan, konsumen enggak bisa menyeret produsen ke pengadilan (ibaratnya sudah tahu bahayanya, kok masih dipakai.. yah salah sendiri). Lagi pula kalau si anak udah siap jalan, dia akan jalan kok… malah baby walker bikin anak menjadi malas untuk berjalan…. .

Bunyi surat itu sangat pas mewakili kesadaran orang tua akan bahaya yang bisa ditimbulkan baby walker. Sayang, kesadaran orang tua di Indonesia akan keamanan baby walker yang kurang tampaknya masih minim. Nyatanya di sini baby walker masih saja digunakan, atau setidaknya produk ini masih banyak dijual di pasaran. Padahal, seperti dijelaskan dr. Karel A.L. Staa. M.D., dari Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta , kalau mau melirik kembali ke negara-negara barat, Amerika katakanlah, soal keamanan baby walker ini sudah menjadi ajang perdebatan seru sejak lama.

Sampai-sampai, desain “alat bantu” belajar jalan ini, tidak pernah sama dari tahun ke tahun dan diberi semacam masa “kedaluwarsa” oleh pihak pemerintahnya. Jika setelah diteliti, desainnya dianggap tidak cukup baik untuk bayi, anjuran pemakaiannya akan ditinjau kembali bahkan kalau perlu dihapuskan. Pada tahun 1997, umpamanya, desain baby walker pernah diubah menjadi lebih besar dari ukuran sebelumnya dengan maksud agar benda itu tidak bisa menerobos pintu rumah

Sayang, ukuran yang diubah tersebut tetap tidak dapat mencegah terjadinya kecelakaan lain. Oleh karena alasan inilah akhirnya produksi baby walker di negeri Paman Sam tersebut dihentikan. “Sementara desain baby walker yang beredar di Indonesia merupakan desain kuno yang sebenarnya sudah ditinggalkan di negara asalnya,” ujar Karel. Akhirnya, kecelakaan pada bayi yang sudah dialami beberapa tahun lalu di Amerika Serikat sampai kini masih terjadi di Indonesia.

TERKESAN PRAKTIS

Lalu kenapa dong alat bantu jalan ini tetap diminati? Menurut Karel karena baby walker secara sekilas terkesan praktis. Si kecil tinggal dimasukkan ke dalamnya, lalu ia pun bisa berjalan ke sana kemari dengan leluasa. Bagi bayi berusia 7-12 bulan yang sedang tidak bisa diam dan tengah melatih kemampuannya berjalan, baby walker merupakan penyelamat tenaga orang tua. Bukankah dengan begitu orang tua jadi tak perlu capek-capek menatih si kecil?

Apalagi di balik bahaya tersembunyi yang ada, baby walker tampak sebagai benda yang bermanfaat. Ketika bayi duduk atau berdiri dalam baby walker-nya, ia bisa menggerakkan kaki-kakinya dengan lincah. Jadilah orang tua berpikir, “Ah, kaki anakku jadi terlatih untuk bergerak. Ini kan baik untuk persiapan fase berjalannya!” Namun, alasan penggunaan baby walker yang paling utama biasanya berkaitan dengan upaya mengatasi keinginannya bergerak ke sana kemari. Dengan bisa bergerak leluasa ia menjadi lebih tenang dan tidak bosan. Sementara bagi orang tua, ketenangan si bayi memberi kesempatan kepadanya untuk mengurus berbagai pekerjaan rumah tangga tanpa harus mendampingi si kecil setiap saat.

RIBUAN KASUS

Kenyataannya, menurut penelitian di Amerika Serikat sekitar 14.000 kasus bayi masuk rumah sakit diakibatkan oleh kecelakaan saat menggunakan baby walker. Antara lain karena si kecil suka bereksplorasi ke setiap sudut rumah, komposisi roda yang tidak mendukung keamanan, komposisi rangka kurang kokoh, dan bentuknya yang membuat anak rentan jatuh.

Namanya juga bayi, tentu saja ia belum bisa mengenal situasi lingkungan; belum bisa membedakan mana permukaan curam atau landai, tangga atau lantai, benda berbahaya atau aman. Inilah beberapa kecelakaan yang sering terjadi akibat penggunaan baby walker:

  • Menggelinding di tangga
  • kecelakaan ini kemungkinan besar mengakibatkan patah tulang dan luka serius pada kepala.
  • Terkena benda panas
  • ketika duduk dalam baby walker anak jadi bisa meraih benda-benda yang dapat membahayakan dirinya. Contohnya secangkir kopi panas di atas meja.
  • Tenggelam
  • tanpa disadari anak meluncur (dengan menggunakan baby walker-nya) ke dalam kolam renang, bath tub, atau toilet lalu tercemplung.
  • Meraih obyek berbahaya
  • dengan baby walker, anak lebih mudah meraih obyek berbahaya seperti gunting, pisau, atau garpu yang tergeletak di atas meja misalnya.
  • Terjepit
  • ketika melewati permukaan yang bercelah, kaki bayi bisa terjepit dan terkilir. Tangannya juga bisa saja terjepit saat meraih celah daun pintu.

Yang mengejutkan, penelitian menyatakan bahwa mayoritas kecelakaan baby walker terjadi ketika orang tua atau pengasuh sedang mengawasi anaknya. Mengapa demikian? Karena kita seringkali kalah cepat dengan kecepatan bayi dalam baby walker yang dapat meluncur lebih dari 1 meter dalam 1 detik. Untuk itulah baby walker sama sekali tidak aman untuk digunakan, meskipun di bawah pengawasan orang dewasa.

MENYEBABKAN KELAINAN KAKI

Karel masih menambahkan soal penggunaan baby walker yang dari sisi medis pun tidak cukup bermanfaat, malah cenderung merugikan. Soalnya, aktivitas motorik yang terjadi pada saat anak menggunakan baby walker hanya melibatkan sebagian serabut motorik otot saja, yaitu otot-otot betis. Padahal untuk bisa berjalan dengan lancar dan benar, fungsi otot paha dan otot pinggul juga perlu dilatih.

Kemampuan berjalan, lanjut Karel, merupakan salah satu keterampilan motorik kasar (gerakan yang dihasilkan oleh koordinasi otot-otot besar), yang umumnya harus sudah bisa dilakukan anak 1 tahun dengan toleransi waktu 3 bulan. Bila proses pelatihannya tidak benar maka akan membuat anak justru jadi lambat berjalan. Sebaliknya, semakin intensif dan tepat stimulasi fisiknya maka perkembangannya pun semakin pesat. Bila dibarengi dengan asupan gizi yang seimbang, mungkin saja di usia 9-10 bulan bayi sudah bisa berjalan.

Jadi manfaat pemakaian baby walker tidak cukup membantu anak latihan berjalan. Di tempat berbeda Dra. Jacinta F. Rini, M.Si., dari e-psikologi. com, menambahkan, secara psikologis penggunaan baby walker memang tidak menguntungkan, “Secara psikologis baby walker akan membuat anak malas untuk belajar berjalan sendiri karena anak sudah keburu merasa enak bisa bergerak ke mana pun tanpa harus susah payah menjejakkan kakinya.”

Penggunaan baby walker bahkan dicurigai bisa mengakibatkan kelainan kaki pada anak. Memang belum ada penelitian yang menunjang. Namun, kenyataan bahwa bayi duduk sambil mengangkang dalam baby walker­nya diduga bisa menyebabkan kelainan tulang paha. Nah, berdasarkan pemahaman inilah, banyak ahli menduga penggunaan baby walker dapat menyebabkan anak berjalan seperti bebek alias agak mengangkang.

Terbiasa berjalan dengan baby walker juga bisa menimbulkan kelemahan otot-otot tungkai. Ketika diajarkan berjalan anak cenderung jatuh yang akhirnya sering membuatnya trauma dan tidak mau mencoba melakukannya lagi sehingga kemampuan berjalannya pun menjadi lebih lambat.

ALAMI LEBIH BAIK

Jadi menurut Karel, tinggalkan baby walker. Juga, ketimbang mencari-cari alternatif alat bantu jalan lainnya, ia lebih menyarankan agar si kecil diajak berenang, karena dengan begitu semua otot tubuhnya bergerak, dari otot kaki, lengan, dan leher. Kalaupun tidak, cara melatih anak berjalan yang terbaik adalah yang alami. “Sangat baik anak belajar berjalan secara alami karena dapat melatih 100 persen serabut motorik otot. Mulai otot betis, paha, maupun pinggul. Bila keseluruhan serabut otot dilatih maka anak bisa berjalan dengan lebih baik. Jadi secara medis lebih menguntungkan kalau kita pakai cara alami daripada cara penunjang.” Meskipun si kecil harus jatuh bangun, anggaplah hal ini sebagai pelajaran dari pengalamannya sendiri.

Yang patut dicermati, sebaiknya latihan berjalan dilakukan dengan bertelanjang kaki. Cara ini akan melatih jari-jari kakinya agar lebih terkoordinasi. Tentu, lantainya pun harus bersih dari partikel atau benda yang dapat melukainya. Juga hindari lantai yang terlalu licin karena bisa membuatnya terpeleset yang mungkin saja membuat anak trauma dan takut dilatih berjalan.

TAHAP PERKEMBANGAN KEMAMPUAN FISIK ANAK

S udah seharusnya, orang tua mengetahui tahap demi tahap proses perkembangan kemampuan fisik anak sehingga bila terjadi keterlambatan pertumbuhan kita bisa segera mendeteksinya. Berikut, perkembangan motorik kasar anak secara garis besar:

0 - 1,5 bulan: Sudah bisa mengangkat kepala sekitar 45 derajat.

1,5 - 3,5 bulan: Kemampuan mengangkat kepalanya meningkat sampai 90 derajat. Kemudian bila bayi didudukkan dengan disandarkan ke tubuh kita maka kepalanya harus sudah bisa tegak.

3,5 - 4,5 bulan: Sudah bisa mengangkat dadanya bila diposisikan tengkurap. Bayi pun sudah bisa melakukan tengkurap sendiri dan membolak-balik tubuhnya.

5 bulan: Bayi sudah dapat duduk dengan hanya ditopang punggungnya.

6 - 8 bulan: Sudah dapat duduk sendiri tanpa bantuan. Di usia ini pun kebanyakan bayi sudah mulai belajar merangkak. Namun, merangkak bukan merupakan tonggak perkembangan utama. Bila bayi tidak merangkak maka bukan suatu kelainan karena beberapa bayi yang tidak melaluinya terbukti mengalami perkembangan motorik yang normal.

7,5 - 10 bulan: Bayi sudah mulai berusaha belajar berdiri dengan berpegangan pada tepi meja atau kursi. Beberapa anak ada yang sudah mulai belajar berjalan dengan cara merambat maupun berjalan beberapa langkah.

12 - 15 bulan: Anak sudah bisa berjalan tanpa harus berpegangan

Beli ngga yach ??????

Posted by: pinky | 4 September 2008

Tumbuh gigi

Lucuuuu …

Mana gigi … mana gigi …..

He3x… Kalo kita mengucapkan kata itu , darren langsung nyengir ….. nyengir untuk memperlihatkan gigi2x kecilnya yang mulai nonggol …. :mrgreen:

Gigi bawahnya ada 2 yang udah nonggol ….

Disusul dgn 2 gigi lagi dibagian atas …… :)

Gigi atasnya terlihat lebih besar dari gigi bawah …… Sebut aja ” Gigi Jagung ” … ( segede pentolan biji jagung … hihiiii lucu )
Hmmm … dia mulai agak rewell dgn tumbuhnya gigi2x itu ….
Kata orang2x … memang seperti itu biasanya kalo lagi mau tumbuh gigi …

Semoga rewelnya cepat berlalu ……..

Posted by: pinky | 4 September 2008

Perbedaan Ketakutan Antara Kaum Pria & Wanita

Mungkin Anda sering bertanya-tanya mengapa pasangan jadi uring-uringan tanpa sebab. Well.. Mungkin saja itu terjadi karena suami atau istri kita menyimpan sejumlah ketakutan yang enggan diutarakan. Nah agar Anda lebih memahami lagi apa yang dirasakan pasangan, mungkin cara terbaik adalah dengan mengenali sumbernya. Berikut panduannya..

Yang Ditakuti Pria
Mungkin terdengar aneh bahwa kaum pria memiliki ketakutan tersendiri. Nah, kira-kira apa ya yang paling ditakuti pria? Simak daftar berikut ini..

  • Perceraian, baik cerai karena kematian maupun pisah. Karena itu inisiatif cerai bisanya datang dari perempuan. Apa yang membuat pria akhirnya sanggup menerima perceraian adalah dua hal, yaitu keyakinan bahwa ia akan mendapat wanita yang lebih menarik, dan bahwa ia akan kehilangan muka bila menolaknya.
  • Wanita. Pria takut jauh dari wanita, lebih dari yang dapat mereka akui. Pada dasarnya karena pria tidak tahu apa yang menggerakkan wanita. Ketakutan itu tercermin antara lain ketika mereka membuat lelucon atau berbicara di antara mereka sendiri, yang cenderung merendahkan perempuan.
  • Penolakan. Pria sangat takut dikalahkan atau disingkirkan, karena sangat memalukan. Maka tak peduli seberapa bagus pun alasan penolakannya, ego pria mengartikan bahwa dirinya ‘tidak cukup baik’.
  • Tidak masuk hitungan. Semua pria merasa harus menjadi pemimpin. Jika hal itu tidak tercapai, setidaknya mereka ingin mendapatkan pengakuan dari lingkungan terdekatnya.
  • Mudah diserang. Benar, pria memang sangat takut terikat dan kehilangan kebebasannya. Hal ini membuat pria menjadi sangat mudah diserang. Wanita yang cerdik tak akan memikat pria melalui perutnya, tetapi dengan menghormati kebutuhannya akan kebebasan dan pilihan hidupnya.
  • Mempercayakan rahasia. Pria tidak suka tampak bodoh. Itu sebabnya mereka sangat sulit mempercayai orang, terutama wanita. Mereka khawatir dikhianati dan dikecewakan.
  • Menjadi ayah. Meskipun seorang pria sangat bangga menjadi seorang ayah, tapi hal itu sekaligus menjadi sumber ketakutan. Menjadi ayah, bagi mereka merupakan pertanda tak bisa lagi main-main tanpa tanggung jawab seperti bujangan. Dan lagi, kalau istri telah punya anak sendiri, siapa yang akan mengurusnya?

Yang Ditakuti Wanita
Bukan rahasia lagi. Wanita yang kuat menjadi ancaman bagi pria, dan wanita pintar menakuti mereka. Tapi ironisnya, ketika pada wanita dibuka daerah gelap atau wilayah tertutupnya, pria akan tahu bahwa mereka tak perlu takut sama sekali. Simak saja sumber ketakutan wanita:

  • Membuat pria takut. Wanita sangat takut membuat pria ketakutan padanya. Karena itu, di kantor, organisasi, maupun dalam rumah tangga banyak wanita cenderung mengerem ambisi dan potensinya, semata demi tidak membuat pria merasa terancam dan takut padanya.
  • Disakiti dan dimanfaatkan pria. Wanita selalu berusaha meyakinkan diri sendiri bahwa seandainya ia wanita yang lebih langsing, lebih baik, lebih seksi, dan lebih menarik, pasti pria akan tergila-gila padanya dan membiarkannya memperbaiki penampilan pria tersebut. Hal itu merupakan refleksi dari ketakutannya akan disakiti dan dimanfaatkan pria.
  • Semua mantan pacarnya. Tak ada bedanya siapa yang mengakhiri hubungan dimasa lalu, atau mengapa; seorang wanita yang jatuh cinta selalu bertanya-tanya apakah pria yang dicintainya masih merindukan para mantan pacarnya setelah mereka putus cinta.
  • Semua teman wanitanya. Karena tidak percaya pada hubungan platonik (cinta yang bersifat persaudaraan) antar jenis kelamin, wanita selalu menaruh kecurigaan besar pada semua teman wanita kekasihnya. Walaupun dia sendiri banyak memiliki hubungan platonik dengan teman-teman prianya.
  • Wanita yang tak ada. Wanita percaya bahwa tak ada yang lebih menarik bagi pria kekasihnya itu, selain bayangan seorang wanita yang selalu diangankannya, walau tak pernah ada wujudnya.
  • Ibunya. Tak peduli betapa bagusnya hubungan antara sang pria dengan ibunya, wanita cenderung berpikir bahwa ada yang dirahasiakan dan pada suatu hari keburukannya akan menimpa dirinya. Tapi jika sang pria mengagumi ibunya, dia akan menuduhnya ‘anak mami’.
  • Hamil. Wanita selalu khawatir bahwa tubuhnya yang menggemuk dan tidak menarik akan membuat pasangannya berhenti memperhatikannya. Dengan begitu dikiranya pria akan mudah tertarik pada wanita lain yang ditemuinya.

Tampak sederhana, sepele atau tidak masuk akal bagi Anda? Tapi memang begitulah lawan jenis kita

 
 

         
 

Posted by: pinky | 1 September 2008

Rahasia awet muda dan panjang umur

INGIN tetap awet muda dan mencapai usia lebih dari seratus tahun? Ikutilah 10 tip gaya hidup sehat berikut ini. Rahasia ini diperoleh dari suatu hasil jajak pendapat terhadap 100 orang yang berusia lebih dari seratus tahun ( centenarian )

Berikut adalah 10 tip diikuti dengan persentase seberapa penting maknanya bagi hidup para centenarian :

* Tetap dekat dengan keluarga dan teman : 90%
* Menjaga pikiran tetap aktif : 89%
* Tertawa dan memiliki rasa humor: 88%
* Tetap memelihara kerohanian atau spiritualitas: 84%
* Terus berharap dapat melewati hari-hari baru: 83%
* Tetap bergerak dan olahraga : 82%
* Memelihara rasa kebebasan : 81%
* Makan dengan sehat : 80%
* Tetap mengikuti berita dan perkembangan terbaru : 63%
* Terus mencari kawan baru: 63% ( dgn ngeblog kali yach … he3x)

He3x… ayo kita ikutin tip2x tersebut biar kita semuanya awet muda dan panjang umur … amin … amin ….

Posted by: pinky | 27 Agustus 2008

Vaksin IPD

Hore …. hari ini mau ijin pulang cepet … ( he3x… kalo yang namanya pulang cepet senengnya )

Hari ini darren mau vaksin IPD yang kedua …..

Hmm …. disini aku cuma share sedikit mengenai apa itu vaksin ipd , biz dulu pertamanya saya juga ngga tau itu vaksin buat apa …. ( perasaan waktu kita kecil dulu ngga ada vaksin itu … )
WASPADAI PENYAKIT PNEUMOKOKUS!

Hingga saat ini, menurut data WHO, ada 1 juta balita meninggal setiap tahun akibat penyakit yang disebut Invasive Pneumoccoccal Disease (IPD). Penyakit ini cukup berbahaya dan tidak jarang menyebabkan kematian pada anak balita. Menurut dr. Sukman Tulus Putra, Sp.A.(K), FACC, FESC, Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), orangtua hendaknya tetap waspada terhadap bahaya serangan penyakit IPD karena dapat mengancam nyawa, terutama pada anak di bawah usia 2 tahun.

MENYEBAR DI UDARA

Saat ini, dari sekitar 25 juta balita di Indonesia, sebagian besar berpotensi terkena serangan IPD. Oleh karena itu IDAI merasa perlu mensosialisasikan bahaya penyakit IPD kepada seluruh masyarakat meski kenyataannya kita masih bergelut dengan berbagai penyakit Infeksi lain seperti demam berdarah dengue dan polio.

IPD adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri pneumokokus (streptoccoccus pneumoniae). Bakteri tersebut secara cepat dapat masuk ke dalam sirkulasi darah dan merusak (invasif) serta dapat menyebabkan infeksi selaput otak (meningitis) yang biasa disebut radang otak.

Penelitian menunjukkan, sebagian besar bayi dan anak di bawah usia 2 tahun pernah menjadi pembawa (carrier) bakteri pneumokokus di dalam saluran pernapasan mereka. Oleh karena itu, bayi baru lahir hingga bocah usia 2 tahun berisiko tinggi terkena IPD.

Bakteri ini menyebar di udara (airborne disease) melalui cairan/lendir hidung dan tenggorokan saat seseorang bersin dan batuk. Saat bersin atau batuk, jutaan partikel air liur yang sangat kecil terlontar dengan kecepatan 100 meter per detik. Partikel tersebut umumnya berdiameter sekitar 10-100 mikrometer. Partikel ini akan segera berubah menjadi partikel yang lebih kecil lagi (droplet nuclei) berukuran 1-4 mikrometer dan berisi virus atau bakteri. Inilah yang menjadi sarana penularan yang sangat cepat. Itulah sebabnya interaksi antara anak dan manula yang mengidap penyakit ini terus menerus, serta antarbayi dan anak di tempat-tempat umum, kendaraan umum, likungan tetangga, tempat penitipan anak (TPA) dan kelompok bermain (playgroup), merupakan lokasi potensial bagi penyebaran bakteri IPD ini.

SAKIT TELINGA SAMPAI AJAL MENJEMPUT

Infeksi pneumokokus merupakan infeksi bakteri yang menyerang berbagai bagian tubuh.

* Jika bakteri pneumokokus masuk ke dalam aliran darah, dikenal sebagai pneumokokus bakteremia.

* Jika bagian otak tertentu yang terserang, dikenal sebagai meningitis (radang/infeksi selaput otak).

* Jika bakteri pneumokokus menyerang paru-paru, dikenal sebagai pneumonia atau radang/infeksi paru.

* Jika telinga yang terinfeksi, dikenal sebagai otitis media akut.

Apabila terjadi bakteremia, akan muncul gangguan berbagai organ tubuh (disebut sepsis) yang akhirnya berujung pada kegagalan fungsi organ (multiorgan failure). Selain itu, pneumokokus juga bisa menyebabkan penyakit lokal yang bersifat non-invasif, seperti infeksi telinga tengah, radang paru dan sinusitis.

Yang paling fatal bila bakteri pneumokokus menyerang otak. Pada kasus-kasus meningitis seperti ini, kematian akan menyerang 17% penderita hanya dalam kurun waktu 48 jam setelah terserang. Kalaupun dinyatakan sembuh umumnya meninggalkan kecacatan permanen, semisal gangguan pendengaran dan gangguan saraf yang selanjutnya memunculkan gangguan motorik, kejang tanpa demam, keterbelakangan mental dan kelumpuhan.
Di Indonesia, saat ini pneumokokus menjadi salah satu dari dua penyebab utama meningitis bakteri anak-anak. Meskipun penyakit pneumokokus memuncak pada anak usia 12 bulan, kasus meningitis mungkin mulai terjadi dari usia 2 bulan.

CEGAH DENGAN IMUNISASI

Infeksi yang disebabkan pneumokokus adalah penyebab angka kesakitan (morbiditas) dan kematian (mortalitas) yang tinggi pada anak-anak di seluruh dunia. Berdasarkan data epidemologis, infeksi pneumokokal menyebabkan lebih dari 1 juta kematian anak-anak terutama di negara berkembang.

Pada dasarnya IPD dapat diobati dengan antiobiotik. Akan tetapi pengobatan IPD jadi semakin sulit dengan meningkatnya resistensi bakteri pneumokokus terhadap beberapa jenis antiobiotik, misalnya penisilin. Lagi pula penggunaan antibiotik untuk infeksi telinga dapat mengurangi efektivitas antibiotik itu sendiri selain meningkatkan jumlah carrier terhadap organisma yang resisten di dalam saluran pernapasan.

Itulah sebabnya, pencegahan lebih diperlukan daripada pengobatan. Vaksinasi dipercaya sebagai langkah protektif terbaik mengingat saat ini resistensi kuman pneumokokus terhadap antibiotik semakin meningkat. Karena anak-anak di bawah usia 1 tahun memiliki risiko paling tinggi menderita IPD, maka amat dianjurkan agar pemberian imunisasi dilakukan sedini mungkin. Untungnya, saat ini sudah ditemukan vaksin pneumokokus bagi bayi dan anak di bawah 2 tahun.

Cara bekerjanya, merangsang sistem kekebalan dan menciptakan memori pada sistem kekebalan tubuh. Injeksi vaksin pneumokokus ke dalam tubuh memberikan pengenalan sistem kekebalan tubuh pada 7 jenis/serotipe bakteri pneumokokus yang paling umum menyerang bayi dan anak. Dengan pemberian vaksin, serangan bakteri ini di kemudian hari dapat dicegah. Studi klinis tahun 2003 menunjukkan pengurangan jumlah bayi penderita IPD sebanyak 78% setelah anak divaksinasi saat berusia di bawah 2 tahun. Bahkan FDA (Food and Drug Administration) di AS menyutujui vaksin pneumokokus sebagai satu-satunya vaksin untuk mencegah IPD pada bayi dan anak sekaligus merekomendasikan bayi dan anak di bawah usia 2 tahun untuk mendapat vaksin pneumokokus. Tak heran kalau vaksin ini diwajibkan di Amerika Serikat, Australia dan Eropa, sedangkan di Indonesia baru mulai diperkenalkan pada tahun 2006 ini.

Reaksi terhadap vaksin yang terbanyak dilaporkan adalah demam ringan < 380 Celcius, rewel, mengantuk (drowsy), dan beberapa reaksi ringan lainnya yang biasa ditemui pada pemberian berbagai jenis vaksin. Orangtua dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis anak mengenai jadwal pemberian vaksin pneumokokus baru untuk bayi dan anak di bawah 2 tahun sesuai kondisi kesehatan dan usia anak. Demi mencegah bahaya penyakit ini, setiap anak di bawah usia 2 tahun memang seyogyanya dapat divaksin.

GEJALANYA MIRIP DEMAM

Gejala IPD yang umum diantaranya napas cepat sesak, nyeri dada, menggigil disertai batuk dan demam dengan masa inkubasinya 1-3 hari. Namun gejala yang lebih spesifik bisa ditemui tergantung pada bagian tubuh mana yang diserang.

Otitis media yang berakibat infeksi pada telinga tengah, contohnya, juga memunculkan gejala lain seperti nyeri telinga, demam, rewel, dan gangguan pendengaran yang bersifat sementara. Infeksi telinga tengah cenderung terjadi berulang pada masa bayi dan kanak-kanak. Kalau sudah begini sangat mungkin si anak akan mengalami gangguan pendengaran yang bersifat menetap dan mengalami keterlambatan bicara.

Sayangnya, gejala bakteremia pada bayi kadang sulit diketahui karena awalnya serupa dengan infeksi virus biasa seperti bayi menderita demam tinggi dan terus-menerus rewel, diikuti atau tanpa infeksi saluran pernapasan. Sementara meningitis menunjukkan gejala seperti demam tinggi, nyeri kepala hebat, mual, muntah, diare, leher kaku, dan takut pada cahaya (photophobia). Selain itu bayi juga tampak rewel, lemah dan lesu (letargik), menolak makan dan pada pemeriksaan teraba ubun-ubunnya menonjol, dapat terjadi penurunan kesadaran dan kejang.

Dari ketiga bakteri yang biasa menyebabkan meningitis (Streptococcus pneumoniae, Haemophilus influenzae type B, dan Neisseria meningitis), Streptococcus pneumoniae merupakan bakteri yang seringkali menyerang anak di bawah 2 tahun. Meningitis karena bakteri pneumokokus ini dapat menyebabkan kematian hanya dalam waktu 48 jam. Bila sembuh pun sering kali meninggalkan kecacatan permanen.

Sumber : tabloid Nakita

Penyakit jaman sekarang sudah beraneka ragam dan aneh2x yachhh

Hmmm … buat para ibu2 and bapak2 gimana ??

Apa buah hatinya sudah divaksin ini ???

Semoga bermanfaat ….

Older Posts »

Categories